foto WSBP

 

JAKARTA – PT Waskita Beton Precast Tbk terus melanjutkan pembangunan Gedung Kuliah Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Madura (POLTERA).

Saat ini, pekerjaan memasuki tahap akhir dengan fokus pada penyelesaian arsitektur bangunan, instalasi mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP), serta penyelesaian berbagai ruang praktik dan fasilitas pembelajaran yang dirancang untuk mendukung kegiatan pendidikan di bidang kesehatan secara optimal.

Gedung Jurusan Kesehatan POLTERA dirancang untuk mendukung pembelajaran berbasis praktik melalui berbagai laboratorium dan fasilitas kesehatan.

Dalam proses pembangunannya, Waskita Beton Precast terus memastikan setiap elemen bangunan dan fasilitas pembelajaran terintegrasi dengan baik melalui pengendalian mutu pada setiap tahapan pekerjaan.

Langkah ini dilakukan agar seluruh sarana pembelajaran dapat berfungsi sesuai standar teknis dan siap dimanfaatkan secara optimal oleh civitas akademika.

Salah satu fasilitas yang menjadi bagian penting dalam tahap akhir penyelesaian adalah area praktik kesehatan berkonsep mini hospital.

Fasilitas ini dirancang menyerupai lingkungan pelayanan kesehatan sehingga mahasiswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih aplikatif sebelum memasuki dunia kerja.

Area tersebut dilengkapi dengan Ruang Objective Structured Clinical Examination (OSCE), ruang triase, ruang medikal bedah, serta berbagai ruang praktik yang mendukung simulasi pelayanan Kesehatan secara nyata.

Dalam proses penyelesaiannya, Waskita Beton Precast juga melakukan pengendalian mutu dan pengujian fungsi berbagai fasilitas secara bertahap agar seluruh sarana pembelajaran dapat berfungsi sesuai peruntukannya ketika mulai dimanfaatkan.

Pada tahapan ini, Waskita Beton juga tengah menyempurnakan penambahan fasilitas pembelajaran seperti utilitas bangunan, lift, serta penataan infrastruktur lingkungan melalui pekerjaan paving dan dinding penahan tanah.

Keseluruhan fasilitas ini dihadirkan POLTERA untuk mendukung proses pembelajaran vokasi kesehatan yang semakin komprehensif dan adaptif terhadap kebutuhan Pendidikan.

Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 92% atau berada di atas target pelaksanaan (deviasi positif), sehingga penyelesaian proyek tetap diarahkan sesuai jadwal pada akhir Agustus 2026.

“Kami memastikan seluruh pekerjaan dapat selesai sempurna pada tahap akhir, termasuk penyelesaian penambahan berbagai fasilitas pembelajaran dan sistem pendukung bangunan, terlaksana dengan baik agar gedung ini memberikan manfaat yang optimal bagi proses belajar mengajar,” ujar Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary Waskita Beton Precast, Kamis (13/8/2026).

“Komitmen kami tidak hanya berorientasi pada penyelesaian fisik bangunan, tetapi juga pada penyediaan lingkungan pembelajaran yang berkualitas, aman, dan mampu mendukung pengembangan kompetensi tenaga kesehatan di masa depan,” pungkasnya.