Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menggelar pertemuan dengan Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Indrieffouny Indra, guna membahas perkembangan kinerja perusahaan serta berbagai inisiatif strategis yang tengah dijalankan untuk memperkuat posisi SIG di industri bahan bangunan nasional, Kamis (18/6/2026). kredit foto: Dhika Septa Permana/BP BUMN

 

JAKARTA – BP BUMN dan Danantara terus mendorong penguatan kinerja dan daya saing BUMN melalui transformasi bisnis. Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil positif di PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), yang berhasil mencatatkan perbaikan kinerja secara signifikan sepanjang tahun 2026.

Pada Mei 2026, SIG membukukan laba bersih sebesar Rp46 miliar atau tumbuh 380% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp10 miliar. 

Secara kumulatif hingga Mei 2026 (year-to-date/YTD), SIG mencatatkan laba bersih sebesar Rp152 miliar setelah pada periode yang sama tahun lalu masih membukukan kerugian. 

Capaian tersebut mencerminkan keberhasilan berbagai langkah transformasi dan penguatan fundamental bisnis yang dijalankan perusahaan.

Sejalan dengan perkembangan tersebut, pada Kamis, 18 Juni 2026, Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menggelar pertemuan dengan Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Indrieffouny Indra, guna membahas perkembangan kinerja perusahaan serta berbagai inisiatif strategis yang tengah dijalankan untuk memperkuat posisi SIG di industri bahan bangunan nasional.

Pertemuan tersebut membahas perkembangan transformasi model bisnis yang telah dijalankan sejak Juli 2025, termasuk berbagai upaya peningkatan efisiensi operasional, optimalisasi proses bisnis, penguatan fundamental perusahaan, serta langkah-langkah strategis untuk meningkatkan profitabilitas dan daya saing di tengah dinamika industri yang semakin kompetitif.

“Perbaikannya sudah terlihat. Tinggal bagaimana langkah-langkah transformasi yang sudah berjalan ini terus dikawal agar kinerja perusahaan semakin kuat ke depan,” ujar Dony.

Perbaikan kinerja yang dicapai menunjukkan bahwa transformasi yang dijalankan perusahaan mulai memberikan dampak nyata terhadap kesehatan keuangan dan operasional perusahaan. 

Selain memperkuat profitabilitas, langkah-langkah tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan ketahanan bisnis serta menciptakan nilai tambah bagi perusahaan dan para pemangku kepentingan.

BP BUMN dan Danantara akan terus mengawal agenda transformasi di lingkungan BUMN guna memastikan setiap perusahaan mampu meningkatkan kinerja, memperkuat daya saing, serta memberikan kontribusi yang optimal terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. 

Capaian SIG menjadi salah satu contoh implementasi transformasi yang berhasil mendorong perbaikan fundamental dan menghasilkan kinerja yang lebih sehat.