Argya Jimbaran (foto ist)

JAKARTA – Tren affordable premium atau yang sering disebut affordable luxury menjadi arah pergeseran strategi pasar, termasuk pada industri perhotelan. 

Saat ini, hotel kelas menengah hingga premium terjangkau menunjukkan performa yang stabil dibandingkan segmen luxury di tengah perilaku konsumen yang semakin memperhatikan efisiensi tanpa perlu mengorbankan kualitas layanan. 

Hal ini dibuktikan dengan data Badan Pusat Statistik yang mencatat jumlah kunjungan wisatawan domestik pada April 2026 mencapai 97,55 juta perjalanan dan menjadi tonggak utama sektor hospitality di Indonesia. 

PRISM, perusahaan induk OYO menjawab tren ini dengan meluncurkan kembali 7 properti Palette yang menjadi langkah strategis dalam menjawab tren affordable premium hospitality yang terus berkembang sepanjang tahun seiring dengan meningkatnya permintaan terhadap perjalanan berbasis pengalaman (experience-based tourism). 

Hal ini terlihat dari semakin tingginya minat wisatawan terhadap hotel butik dan resort dengan karakter unik, suasana yang lebih personal, dan koneksi yang dekat dengan budaya maupun destinasi lokal.

Beberapa properti Palette di Indonesia kini hadir di sejumlah destinasi strategis seperti Bali, Solo, dan Lampung, wilayah yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan pariwisata dan mobilitas domestik yang terus berkembang.

Dalam beberapa tahun terakhir, kota-kota berkembang di luar pusat wisata utama juga dinilai semakin menarik bagi industri hospitality, di mana wisatawan tidak hanya mencari destinasi populer, tetapi juga pengalaman menginap yang lebih personal, nyaman, dan memiliki karakter lokal yang kuat. 

Beberapa properti Palette di Indonesia meliputi Palette Grand Sae Boutique Hotel Solo, Palette Kuraya Hotel & Resort Lampung, Palette Resort Argya Santi, Palette Resort Near Muaya Beach Jimbaran, Palette Hotel Seminyak, Palette Hotel Near Beach Double Six dan Palette Signature Hotel Bali. 

Hendro Tan, Country Head PRISM Indonesia mengatakan, perubahan perilaku traveler saat ini menunjukkan adanya peningkatan kebutuhan terhadap hotel yang mampu menghadirkan pengalaman menginap berkualitas dengan harga yang tetap kompetitif. 

“Wisatawan kini tidak hanya mencari hotel dengan harga terjangkau, tetapi juga memperhatikan kualitas pengalaman secara keseluruhan. Mulai dari desain hotel, kenyamanan kamar, fasilitas modern, hingga layanan yang lebih personal menjadi faktor penting dalam menentukan pilihan akomodasi,” ujarnya, Senin (8/6/2026).

Melalui brand Palette, PRISM, perusahaan induk OYO menghadirkan pengalaman menginap yang lebih eksklusif dengan standar kualitas yang lebih tinggi, desain yang lebih modern, serta layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan wisatawan masa kini. 

Dengan kualitas pengalaman lebih baik namun tetap menawarkan value for money, meningkatnya minat wisatawan terhadap hotel yang menawarkan desain estetik, kenyamanan modern, layanan yang lebih personal, hingga fasilitas pendukung. Seperti area co-working dan konektivitas digital terus menjadi fokus PRISM dalam meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman tanpa menaikkan harga secara signifikan.

“Tren industri saat ini menunjukkan bahwa traveler semakin mencari keseimbangan antara kualitas dan efisiensi biaya. Karena itu, kami melihat segmen premium terjangkau memiliki peluang pertumbuhan yang sangat besar dalam beberapa tahun kedepan,” pungkasnya.(rls)