Pelabuhan Ciwandan, Banten (foto ist)
BANTEN — PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Banten terus menunjukkan komitmennya dalam pelayanan bongkar muat pelabuhan nonpetikemas. Yakni dengan peningkatan produktivitas yang semakin baik dan terminalisasi dermaga Terminal Curah Kering dan Curah Cair di Pelabuhan Ciwandan, Banten.
Didukung fasilitas dermaga, lapangan penumpukan, gudang, serta peralatan bongkar muat yang memadai, PTP Nonpetikemas Cabang Banten terus berupaya meningkatkan produktivitas dan kualitas layanan melalui implementasi standardisasi operasional serta digitalisasi layanan berbasis PTOS-M.
Hingga Triwulan I 2026, realisasi produktivitas kinerja terlihat jelas pada kemasan general cargo sebesar 2.773 Ton/Ship/Day (T/S/D) mencapai 117% dari target periode tersebut.
Begitu juga dengan kemasan curah kering yang mencapai 112% dari target Triwulan I sebesar 4.975 T/S/D.
Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Andi Purwantoro, menyampaikan bahwa kelancaran aktivitas dan peningkatan produktivitas serta kecepatan layanan dalam operasional merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga efisiensi distribusi logistik dan mendukung kebutuhan industri nasional.
“Kami terus memastikan kesiapan fasilitas, peralatan, dan SDM operasional agar pelayanan bongkar muat berjalan optimal, aman, dan tepat waktu,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).
“Digitalisasi juga merupakan tonggak penting dalam Pelayanan yang diberikan perusahaan kepada pengguna jasa agar kehadiran Pelindo Grup di Banten khususnya PTP Nonpetikemas Cabang Banten dapat mendukung rantai pasok sektor industri dan perekonomian wilayah,” imbuh Andi.
General Manager Pelindo Regional 2 Banten, Benny Ariadi, juga mengatakan bahwa pengembangan terminalisasi menjadi langkah strategis untuk menghadirkan layanan kepelabuhanan yang lebih fokus, terintegrasi, dan profesional sesuai karakteristik komoditas yang dilayani.
