foto ist
KUPANG – Sebagai upaya memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3), TPK Kupang menggelar sharing session bertajuk “Budaya K3: Kunci Produktivitas dan Keselamatan Kerja” di area operasional terminal pada Kamis (23/4).
Kegiatan ini diikuti puluhan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) sebagai bagian dari peningkatan kesadaran terhadap pentingnya prosedur kerja aman, penggunaan alat pelindung diri (APD), serta peran K3 dalam mendukung produktivitas dan keandalan operasional terminal.
Kegiatan ini bertujuan untuk menyegarkan kembali pemahaman para pekerja mengenai pentingnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) secara konsisten, penerapan prosedur komunikasi yang jelas dan terstruktur selama proses bongkar muat, serta langkah-langkah mitigasi risiko kecelakaan kerja di lingkungan terminal yang memiliki tingkat risiko tinggi.
Terminal Head TPK Kupang, Andhik Wahyu Kristianto menjelaskan melalui penguatan aspek-aspek tersebut, pekerja diharapkan mampu mengidentifikasi potensi bahaya sejak dini, meningkatkan kewaspadaan dalam setiap aktivitas operasional, serta menciptakan pola kerja yang lebih aman, efektif, dan terkoordinasi guna meminimalkan terjadinya insiden kerja.
“Bagi kami, tidak ada yang lebih berharga daripada nyawa manusia. Sharing session ini bukan sekadar edukasi rutin, melainkan forum dialog untuk mendengar kendala rekan-rekan TKBM di lapangan,” ujarnya Jumat (24/04/2026).
“Kami ingin memastikan bahwa setiap pekerja yang datang ke terminal dalam keadaan sehat, harus pulang ke rumah dalam keadaan selamat dan tanpa kurang satu apapun,” imbuh Andhik.
