foto ist
TANGERANG – Kementerian Perdagangan menjalin kerja sama dengan Universitas Pelita Harapan (UPH), untuk mendorong minat wirausaha anak-anak muda di lingkungan kampus.
Kolaborasi ini menjadi ruang pembelajaran yang memungkinkan mahasiswa berkontribusi nyata dalam pembangunan masyarakat, khususnya di bidang perdagangan.
Program Kemendag yang dikolaborasikan dengan UPH, antara lain, pengembangan sumber daya manusia perdagangan, pengembangan kewirausahaan, serta UMKM.
“Melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi, kita ingin mendorong mahasiswa-mahasiswi menjadi agen perubahan, pembawa inovasi, dan pengantar produk lokal ke pasar internasional,” kata Mendag Busan, di UPH, Tangerang, Senin (25/8/2025).
MoU kerja sama ditandatangani Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Iqbal Shoffan Shofwan yang mewakili Sekretaris Jenderal Kemendag, dan Rektor UPH Jonathan L. Parapak, dan disaksikan langsung Mendag Busan.
Kerja sama ini berlaku selama lima tahun sejak tanggal penandatanganan, yaitu 25 Agustus 2025. Kolaborasi ini merupakan wujud sinergi akademisi dan pemerintah dalam memperkuat ekosistem perdagangan nasional.
Sementara itu, Rektor UPH Jonathan L. Parapak menyebut, program-program Kemendag yang mendorong wirausaha sejalan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni, pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Implementasi Tri Dharma pun dapat berjalan optimal dengan dukungan nyata dari dunia usaha, dunia industri, dan pemerintah. Kesepakatan ini merupakan wujud sinergi akademisi dan pemerintah dalam memperkuat ekosistem perdagangan nasional.
“UPH berkomitmen mendukung program pemerintah dalam memperkuat ekosistem perdagangan melalui riset, inovasi, dan pengembangan kewirausahaan mahasiswa. Kami percaya, mahasiswa memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak UMKM yang mampu bersaing di pasar global,” jelas Jonathan.
Mahasiswa UPH Jurusan Manajemen, Michael, mengharapkan kerja sama ini dapat memberikan ruang bagi mahasiswa UPH untuk mendapatkan wawasan baru terkait perdagangan.
“Kesempatan mahasiswa untuk bisa magang di salah satu perwakilan perdagangan (di luar negeri) akan sangat baik. Kita bisa banyak belajar perdagangan, khususnya perdagangan internasional,” ujarnya.
