foto KAI
JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatatkan kinerja positif dalam angkutan logistik pupuk selama Januari hingga Juni 2025.
Sepanjang semester pertama ini, KAI telah mendistribusikan 13.230 ton pupuk ke berbagai sentra pertanian di tanah air. Angka ini tumbuh 21 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yaitu 10.890 ton.
Distribusi pupuk bukan sekadar kegiatan logistik, tapi juga bagian penting dari menjaga keseimbangan pangan nasional. Di balik tiap gerbong yang melaju ada harapan petani, kesuburan lahan, dan masa depan pertanian Indonesia.
“Layanan angkutan pupuk adalah kontribusi langsung KAI untuk membantu tanah-tanah petani tetap subur. Logistik yang andal berarti pangan yang terjamin,” ujar Vice President Public Relations KAI Anne Purba, Senin (28/7/2025).
Dengan keunggulan dalam ketepatan waktu, stabilitas operasional, dan kapasitas besar, kereta api menjadi mitra strategis bagi pemerintah maupun produsen pupuk. Moda rel memungkinkan pengiriman dalam skala besar secara efisien, khususnya menuju daerah agrikultur yang tidak selalu mudah dijangkau oleh transportasi darat biasa.
“KAI hadir sebagai penggerak ekosistem logistik nasional yang efisien, untuk mendukung swasembada pangan yang lebih tangguh di masa depan,” jelas Anne.
