Bimbingan Teknis Standardisasi Bidang Perdagangan bertema “Dari Minang Mendunia: Produk Berkualitas, Cita Rasa Berkelas Dunia” yang diselenggarakan di Kota Padang, Sumatra Barat, Kamis (8/10). goto ist 

PADANG – Kementerian Perdagangan terus berkomitmen mendukung UMKM lokal dalam peningkatan kualitas produk agar berdaya saing dan mampu menembus pasar ekspor. 

Bentuk komitmen ini diwujudkan melalui Bimbingan Teknis Standardisasi Bidang Perdagangan bertema “Dari Minang Mendunia: Produk Berkualitas, Cita Rasa Berkelas Dunia” yang diselenggarakan di Kota Padang, Sumatra Barat, Kamis (8/10).

Agenda ini merupakan kolaborasi strategis Kemendag melalui Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga dengan Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Perdagangan Kota Padang. 

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program Dari Lokal Untuk Global. 

Sebanyak 211 peserta yang terdiri atas pelaku UMK dan para pemangku kepentingan terkait mengikuti pembekalan mengenai mutu dan standardisasi, persyaratan pasar ekspor, desain kemasan, strategi branding dan marketing produk, serta sesi berbagi pengalaman pelaku usaha yang telah memasuki pasar ekspor.

Dalam sambutan pembuka, Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Setda Kota Padang, Syahrial Kamat menyampaikan, standardisasi dan mutu merupakan instrumen penting dalam membangun kepercayaan konsumen sekaligus memperkuat daya saing produk daerah.

“Pemenuhan standar mutu bukanlah sebuah beban, melainkan instrumen utama untuk membangun kepercayaan konsumen, memperkuat citra produk, dan membuka pintu seluas-luasnya menuju pasar internasional,” ungkap Syahrial.

Lebih lanjut, Syahrial menilai, kekayaan produk pangan Kota Padang yang sejalan dengan visi sebagai Gastronomy City merupakan modal penting untuk dikembangkan ke pasar global. 

Namun demikian, cita rasa dan keunikan lokal perlu diperkuat dengan konsistensi mutu, keamanan pangan, pemenuhan regulasi teknis, serta kemasan dan penjenamaan (branding).

“Kita ingin menawarkan the taste of experience, pengalaman cita rasa kuliner Minang yang autentik kepada masyarakat dunia. Namun, di era kompetitif ini, memproduksi makanan lezat saja tidak cukup,” tambahnya.

Secara terpisah, Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan, Moga Simatupang mengungkapkan bahwa standardisasi dan pengendalian mutu menjadi bagian penting dalam meningkatkan daya saing UMK sekaligus memperluas akses produk Indonesia ke pasar internasional.

“Produk UMK daerah memiliki potensi besar untuk berkembang dan bersaing di pasar global..Keunikan dan identitas lokal merupakan kekuatan yang harus dipertahankan, tetapi pada saat yang sama harus diperkuat dengan kualitas yang konsisten, pemenuhan standar, keamanan produk, serta pemahaman terhadap persyaratan pasar tujuan,” ujar Moga.

Direktur Standardisasi dan Pengendalian Mutu, Sukoco mengatakan, keunikan produk daerah merupakan modal penting untuk bersaing di pasar global. 

“Produk UMKM daerah memiliki keunikan dan kekuatan yang menjadi modal untuk bersaing di pasar global. Potensi tersebut perlu didukung dengan kualitas produk, kemasan, branding, serta pemahaman terhadap persyaratan pasar tujuan,” ujarnya.