Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol (kiri) bersama Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah (kanan) saat melakukan penanaman pohon sebanyak 1.500 bibit pohon multiguna seperti alpukat, jeruk bali, nangka madu, dan durian di Karanganyar, Jawa Tengah (13/5). foto PLN
JAKARTA – Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN berhasil menjangkau dan memberi manfaat untuk 701.938 penerima melalui 1.627 program yang terealisasi sepanjang 2025.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan, program TJSL PLN yang dilaksanakan hingga saat ini telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat secara luas dan menjangkau seluruh wilayah Indonesia.
Program-program tersebut juga berhasil menyerap 34.408 tenaga kerja dan melibatkan 23.335 UMK di 38 provinsi
“PLN tidak hanya menghadirkan listrik yang andal, tetapi juga hadir sebagai agen transformasi sosial yang aktif mendorong kesejahteraan masyarakat,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).
“Melalui program TJSL yang berlandaskan creating shared value (CSV), diharapkan upaya ini dapat terus memberikan dampak positif yang berkelanjutan di berbagai sektor,” imbuh Darmawan.
Program TJSL PLN mencakup berbagai inisiatif dengan tiga fokus utama dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), yakni pendidikan, lingkungan, dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Sepanjang 2025, PLN Peduli telah merealisasikan berbagai program, seperti pelestarian ekosistem darat dan laut, pengelolaan Fly Ash Bottom Ash (FABA), pengelolaan sampah/co-firing biomassa, digitalisasi pendidikan, beasiswa dan pelatihan, pemberdayaan difabel dan perempuan, pengembangan UMK, Electrifying Agriculture dan Electrifying Marine, hingga pemberdayaan desa.
