Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani S.Sos., S.H., M.Han. (kelima dari kiri) resmi meraih gelar Doktor dari Universitas Indonesia (UI), Senin (5/1/2026). foto ist
DEPOK – Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani S.Sos., S.H., M.Han. resmi meraih gelar Doktor setelah menjalani Sidang Terbuka Promosi Doktor di Universitas Indonesia, Senin (5/1/2026), bertempat di Balai Sidang Universitas Indonesia, Kampus UI Depok.
Sidang terbuka tersebut diselenggarakan oleh Program Doktor Ilmu Lingkungan, Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan, Universitas Indonesia.
Dalam sidang tersebut, Ahmad Rizal Ramdhani mempertahankan disertasi berjudul “Transformasi Tata Kelola Kolaboratif Pascapanen Padi Berkelanjutan di Indonesia dengan Pendekatan Soft System Methodology-Based Multimethod.”
Promosi doktor ini dipimpin oleh Prof. Dr. Drs. Supriatna, M.T. yang juga sebagai Ketua Penguji dan dihadiri sejumlah tokoh nasional, diantaranya Wakil Presiden RI ke-13 Ma’ruf Amin, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono dan para undangan lainnya.

Bertindak sebagai Promotor dalam promosi doktor ini adalah Prof. Dr. Sudarsono Hardjosoekarto, dengan Ko-Promotor Dr. Evi Frimawati, S.Pt., M.Si. dan Dr. Rachma Fitriati, M.Si. (Han).
Sidang terbuka ini menghadirkan tim penguji lintas disiplin yang merepresentasikan kekuatan akademik dan kebijakan publik, dengan Ketua Penguji Prof. Dr. Drs. Supriatna, M.T., serta salah satu penguji utama Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., yang juga menjabat sebagai Menteri Pertanian Republik Indonesia, bersama para penguji lainnya dari Universitas Indonesia dan institusi terkait.
Dalam disertasinya, Ahmad Rizal Ramdhani menekankan pentingnya transformasi tata kelola pascapanen padi yang kolaboratif dan berkelanjutan sebagai simpul strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Pendekatan Soft System Methodology (SSM) berbasis multimethod digunakan untuk merespons kompleksitas persoalan pascapanen padi yang melibatkan dimensi teknis, sosial, kelembagaan, dan keberlanjutan secara terpadu.
“Pascapanen merupakan simpul strategis dalam sistem pangan nasional. Tata kelola yang kolaboratif, adaptif, dan berbasis keberlanjutan menjadi kunci untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi kehilangan hasil, serta memperkuat kesejahteraan petani,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani dalam paparannya.
Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., yang juga menjabat sebagai Menteri Pertanian dan sebagai Penguji 1 menyampaikan kebanggaannya kepada Promovendus yang merupakan Dirut Perum BULOG sebagai mitra kerja kerja strategis Kementan.
“Saya salut dengan Bapak Ahmad Rizal ini karena sudah melakukan baru menulis, kalo biasanya orang menulis dulu baru melakukan,” ujar Amran Sulaiman yang disambut applause dari seluruh hadirin di ruang sidang.
Ketua Penguji, Prof. Dr. Drs. Supriatna, M.T., menyampaikan apresiasinya terhadap kualitas akademik disertasi yang dipresentasikan.
“Perlu kami sampaikan bahwa Saudara Ahmad Rizal Ramdhani adalah doktor ke-249 yang telah diluluskan oleh Program Studi Ilmu Lingkungan Ul dan doktor ke-15 untuk Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan,” ujar Prof. Supriatna.
Sementara itu, Prof. Dr. Sudarsono Hardjosoekarto selaku Promotor menegaskan bahwa disertasi ini memiliki kontribusi strategis bagi kebijakan publik dan praktik pembangunan berkelanjutan.
Disertasi ini menegaskan pentingnya transformasi tata kelola kolaboratif dalam sistem pascapanen padi, tidak hanya sebagai isu teknis, tetapi sebagai persoalan sistemik yang melibatkan aktor, kepentingan, dan dinamika kelembagaan.
“Melalui pendekatan SSM-based multimethod, penelitian ini memberikan kerangka konseptual dan operasional yang dapat menjadi rujukan bagi pengambil kebijakan maupun praktisi pembangunan berkelanjutan,” ujar Prof. Sudarsono.
Pencapaian akademik ini menegaskan komitmen pimpinan Perum BULOG dalam mengintegrasikan pendekatan ilmiah, kebijakan publik, dan praktik lapangan guna mendukung agenda besar pemerintah dalam mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional yang berkelanjutan.
