Lokakarya Klinik Desain diikuti 50 pelaku UMKM di Kepulauan Riau dan menghadirkan desainer dari Indonesia Design Development Center (IDDC) Darfi Rizkavirwan sebagai narasumber. Melalui Klinik Desain, Kemendag juga memberikan pemahaman tentang tren global kepada para pelaku UMKM sekaligus mendorong kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan ekspor. (foto ist)
BATAM – Kementerian Perdagangan berkomitmen memperkuat para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berorientasi ekspor di Kota Batam, Kepulauan Riau untuk meningkatkan kualitas desain produk, desain kemasan, dan komunikasi visualnya.
Untuk itu, Kemendag menggelar “Lokakarya Pengembangan Ekspor Produk Kreatif melalui Klinik Desain” pada Rabu, (13/8) di Batam.
Menanggapi pelaksanaan Klinik Desain, Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan, desain produk, kemasan, dan konsep komunikasi visual yang kuat merupakan modal penting bagi peningkatan daya saing produk UMKM.
Hal ini selaras dengan Program UMKM Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor (UMKM BISA Ekspor) yang digaungkan Kemendag agar pelaku UMKM berani berinovasi dan siap beradaptasi menjadi eksportir.
Desain yang baik akan membantu produk bersaing di pasar domestik maupun saat ekspor ke pasar negara tujuan.
“Penguatan kapasitas UMKM perlu terus dilakukan agar dapat bersaing di pasar domestik dan luar negeri,” kata Mendag Busan di Batam, Kamis, (14/8/2025).
“Kualitas desain adalah salah satu unsur yang penting untuk memberikan nilai tambah dalam memasarkan produk kita. Kemendag mengajak para pelaku UMKM untuk serius meningkatkan kualitas desain produk dan kemasan,” imbuhnya.
Untuk mendorong ekspor, Kemendag menegaskan komitmen mendukung UMKM melalui berbagai fasilitasi kepada pengusaha termasuk UMKM.
Fasilitasi ini mencakup pengembangan produk ekspor melalui fasilitasi sertifikasi dan dukungan desain produk melalui Indonesia Design Development Center (IDDC), pendampingan ekspor melalui Export Center dan pembukaan jejaring melalui kemitraan internasional, serta pengembangan pasar ekspor melalui partisipasi dalam misi dagang dan pameran dagang internasional.
