Direktur Sido Muncul Dr (HC) Irwan Hidayat menyerahkan uang santunan total senilai Rp200 Juta kepada 1.000 duafa di Semarang dan sekitarnya saat Ramadan 1446 H di Pendopo Agrowisata Sido Muncul, Bergas, Kabupaten Semarang, Jateng. (foto ist)
SEMARANG – Setelah 1.000 anak yatim di Jakarta dan sekitarnya diberikan santunan hadiah lebaran oleh PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk. Kini giliran Sido Muncul menyantuni 1000 duafa di Semarang dan sekitarnya saat Ramadan 1446 H.
Tradisi berbagi kebahagiaan oleh Sido Muncul di bulan Ramadan ini sekaligus menyambut hari kemenangan, Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1446 H.
Santunan diberikan kepada 1000 kaum duafa di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (21/3/2025).
Direktur Sido Muncul Dr. (HC) Irwan Hidayat mengatakan bahwa pemberian santunan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial (CSR) perusahaan untuk berbagi dan memberikan kontribusi bagi masyarakat kurang mampu, terutama yang tinggal di daerah pabrik Sido Muncul yang berlokasi di Kecamatan Bergas dan Pringapus, Kabupaten Semarang.
Irwan Hidayat berharap uang santunan total senilai Rp200 Juta kepada 1.000 duafa di Semarang dan sekitarnya saat Ramadan 1446 H dan jelang merayakan lebaran Idul Fitri menjadi booster semangat hidup duafa karena mereka merasa selalu dihargai dan dicintai.
Bantuan senilai Rp200 Juta diserahkan secara simbolis oleh Irwan Hidayat kepada Bupati Semarang diwakilkan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang M. Taufiqur Rahman, S.Ag.,M.S.I dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Semarang Dra. Istichomah, M. Si. di Pendopo Agrowisata Sido Muncul, Bergas, Kabupaten Semarang, Jumat (21/3/2025).
Santunan 1.000 kaum duafa ini sekaligus melengkapi rentetan aksi sosial Sido Muncul selama bulan Ramadan. Pada 18 Maret 2025 lalu, Sido Muncul memberikan santunan kepada 1.000 anak yatim di Jakarta dan 170 anak suspect stunting di Jonggol, Kabupaten Bogor.
“Setelah kegiatan sosial di Jonggol dan Jakarta, kami juga berbagi kepada bapak-bapak, ibu-ibu, serta kaum duafa. Ini sudah menjadi tradisi kami setiap tahunnya, terutama di bulan puasa, bulan suci Ramadan,” ujar Irwan Hidayat dalam sambutannya di kegiatan tersebut.
Irwan menyebutkan bulan Ramadan adalah momen untuk lebih giat berbagi kepada sesama. Pemberian bantuan ini sekaligus menjadi upaya Sido Muncul untuk terus bisa berkontribusi bagi masyarakat, terutama warga masyarakat yang berada dan tinggal di sekitar pabrik agar bisa menyambut Idul Fitri dengan lebih baik dan penuh suka cita.
“Harapan saya, pertama, bantuan ini bisa menambah uang saku mereka untuk berlebaran dengan sukacita dan bahagia. Kedua, yang lebih penting adalah agar para lansia merasa ada yang menyayangi dan memerhatikan mereka. Kemiskinan terbesar adalah perasaan tidak dihargai dan tidak dicintai. Saya berharap santunan ini bisa memberi semangat bagi mereka,” ungkap Sulung dari 5 bersaudara generasi kedua Sido Muncul, masing-masing Irwan Hidayat, J Sofjan Hidajat, Johan Hidayat, Sandra Hidayat, dan David Hidayat.
Sebagai seorang pengusaha, Irwan Hidayat mengatakan bahwa bisnis tidak hanya sekadar mencari keuntungan, tetapi juga harus memberi manfaat bagi masyarakat.
“Kami memutuskan untuk menjadi perusahaan yang memberi kontribusi. Apapun yang kami lakukan dalam bisnis, kami selalu berusaha memberikan dampak, baik melalui iklan pariwisata, bantuan untuk penderita katarak, bibir sumbing, stunting, maupun program lainnya (pemberian santunan),” jelasnya.
Berbeda dengan santunan bagi anak yatim yang diberikan dalam bentuk uang tunai sebesar Rp200 ribu per orang, Sido Muncul menyalurkan bantuan kepada kelompok duafa ini dalam bentuk paket sembako berupa gula pasir, mie instan, wafer, minyak goreng, beras, dan produk-produk Sido Muncul seperti Susu Jahe, Vit C 1000, Balsem Tolak Angin, dan RTD Red Berry, senilai Rp200 ribu/paket.
Paket tersebut diberikan kepada masyarakat yang berasal dari Desa Diwak, Desa Bergas Kidul, Desa Klepu, Kelurahan Ngempon, dan Kelurahan Karangjati.
Sementara itu, salah satu penerima bantuan, Siti Aisyah, menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan.
“Sangat bagus sekali, Pak. Bantuan ini benar-benar kami butuhkan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Aisyah menyampaikan doa dan harapan bagi Sido Muncul, terkhusus bapak Irwan Hidayat.
“Semoga Pak Irwan Hidayat selalu diberi kesehatan, umur panjang, dan penuh manfaat. Terima kasih banyak ya Pak,” ucap Aisyah.
Penerima lainnya, Gregorius menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kepedulian Sido Muncul terhadap masyarakat rentan kemiskinan.
“Saya bersyukur mengucapkan terima kasih karena Sido Muncul adalah perusahaan yang selalu peduli terhadap masyarakat, khususnya bagi warga di sekitar lingkungan pabrik ini,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang M. Taufiqur Rahman, mewakili Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha menyampaikan apresiasi atas kepedulian Sido Muncul yang secara konsisten menyalurkan bantuan untuk para duafa di Kabupaten Semarang setiap bulan Ramadan.
“Kami mengapresiasi Sido Muncul atas kepeduliannya berbagi dengan 1.000 kaum duafa. Ini merupakan bantuan yang sangat berarti, terutama di tengah persiapan masyarakat menghadapi bulan Syawal. Program ini tidak hanya membantu secara ekonomi tetapi juga memberikan ketenangan bagi mereka yang membutuhkan,” kata M. Taufiqur Rahman.
Taufiqur mengungkapkan bahwa bantuan Sido Muncul akan didistribusikan langsung ke masyarakat melalui koordinasi dengan wilayah-wilayah terkait.
“Tidak ada perantara, sehingga penerima manfaat bisa segera memanfaatkannya sesuai kebutuhan mereka,” bebernya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Semarang Istichomah berharap program santunan kaum duafa terus berlanjut dan Sido Muncul dapat mengembangkan bantuan ke program pemberdayaan ekonomi.
“Kami berharap program santunan dapat terus berlanjut dan bahkan diperluas. Selain bantuan sosial, kami juga berharap ada program pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat sekitarnya,” ujarnya.
